banner asean poker

Aseanpoker

Judi ? dari namanya saja tentu semua orang pasti telah tidak asing dengan kalimat judi online yang saat ini sedang marak di Indonesia, terlebih lagi semua orang tau perjudian sudah lama ada di atas muka bumi ini dan melekat dengan permainan kartau dan uang sebagai bahan pokok taruhannya. Akan tetapi apakah anda atau dari mana asal mula dari judi ?

Awal Mulai Atau Sejarah Perjudian

Perjudian Lotere Pada Tahun 2300 SM

Salah satu Arkeolog telah menemukan sebuah bukti otentik tentang praktek perjudian tertua didunia ialah berasal dari negara China. Penemuan tersebut merupakan barang yang menyerupai slip kuno (Mirip dengan permainan kesempatan) dan telah dipergunakan pada tahun 200 SM dan itu juga diperkirakan sudah ada sejak tahun 2300 SM menurut data yang di peroleh.

Permainan Dadu Pada Tahun 500 SM

Seorang yang berasal dari Yunani mengklaim bahwa dalam permainan dadu telah ditemukan pada pertama kali oleh seorang prajurit mitologi Yunani. Deikatakan pada saat peperangan Troy (500 SM), Seorang prajurit dari Yunani memainkan permainan dadu di saat waktu beristirahat mereka sebelum memulai perang. Akan tetapi penemuan tersebut masih diragukan oleh beberapa pihak.

Akan tetapi pada penemuan yang terbaru pada sebuah sebuah kuburan Mesir yang membuktikan bahwa permainan judi dadu telah ada sejak 3000 SM dan di mainkan perjudian dadu tersebut merupakan turunan dari kebangsaaan Romawi Kuno.

Permainan Kartu Di Tahun 800 Masehi

Para Arkeolog telah berhasil menemukan beberapa barang kuno dan di perkirakan sejeni alat bermain judi kartu pada abad ke-9 akan tetapi bentuknya masih mirip dengan kartu domino.

Informasi untuk permainan kartu sudah ada sejak kapan dimainkan masih menjadi sebuat pertanyaan dan masih menjadi sebuat misteri hingga sekarang, walaupun demikia, para peneliri berhasil menyimpulkan bahwa China adalah tempat awal mulanya permainan tersebut.

Perjudian Di Indonesia

Semua berawal pada abad ke-14, praktek  perjudian yang menggunakan kartu mulai digermari oleh masyarakat Eropa yang dimana sebelumnya di perkenalkan oleh para pedagang yang berasal dari China. Disaati itu kartu yang di pergunakan oleh masyarakast Eropo memiliki 78 buah kartu dan dengan gambar lukisan yang indah. 1 abab kemudian Prancis berhasil memodifikasi kartu menjadi 56 dan diproduksi secara masal untuk seluruh pangsa Erope. Pada saat itu Ratu Elizabeth perta pun sedang gencar-gencarnya memperkenalkan lotera untuk meningkatkan pendapatan negaranya tersebut guna membantu pembangunan negaranya.

Pada tahu 1620 saat VOC masih mendudukin wilayah Indonesia, mereka mulai memperkenalkan perjudian seperti sabung ayam, dengan bertujuan menambah penghasilan pajak yang kerap akan di punggut dari rumah-rumah perjudian. Saat itu pemerintaan VOC memberikan izin kepada bangsa Tionghua untuk menjalakan bisnis judi tersebut dimana saja.

Salah satu kapitan Tionghua yang bernama Souw Beng Kong yang pertama di Batavia yang telah meresmikan sebuah rumah perjudian. Ia tidak hanya mengurus bisni judi tersebut saja, akan tetapi iapun memproduksi koin guna untuk menyediakan rumah timpang untuk para sodagar dari Tionghua dengan pajak yang cukup besar yang di berikan oleh VOC ialah 20%/.

Awal Mula Masuknya Perjudian Lotere Di Indonesia

Pada pertengahan tahu 1960 perjudian lotere mulai menjamuri Tanah Air Indonesia yang kala saat itu dikenal sebagai lotere buntut. Di Bandung lotere disebut dengan nama Toto Raga dan saat itu telah digunakan sebagai kegiatan pengumpulan dana untuk mengikuti pacuan kuda, dan didaerah Jakarta dimasa Gubernur Ali Sadikin memerintah mucul undian lotere dengan nama toto dan ada juga National Lotere yang dimana disingkat dengan nama Nalo.

Pada tanggal 28 Desembar 1985, Indonesia secara terbuka meresmikan lotere yang berhadiah yang diberikan Porkas, Permain Porkas berbeda dengan Toto, pada permaian itu tidak ada tebakan angkat akan tetapi yang ada hanyalah menang seri dan kalah akan tetapi kalah itu Porkas hanya diminati sampai ketingkat kabupaten.

Pada bulan Oktober 1986, penghasilan dari Porkas mencapai Rp. 11 milyar (nilai uang pada masa itu tentu sangat banyak sekali) Dari uang tersebut KONI mendapatkan 4.4 milyar, PSSI pusat mendapatkan bagian 1.4 milyar dan kantor menpora mendapatkan 250 juta.

Ali Sadikin, yang merupkan mantan Gebenur DKI Jakarta tersebut merupakan salah satu orang yang memiliki pola pikr realistis, Pada waktu itu pemimpin beliau dirinya melegalkan perjudian dan mengambil keuntungan dari penghasilan tersebut. Dapat dikatakan ibukota Jakarta dapat menjadi saat ini berkat perjudian dimasa itu.

Dengan legalnya perjudian di Ibukota Jakarta membuat Jakarta terlihat lebih cantik dan lebih maju, Sarana pendidikan sampai dengan Gelanggang Olahraga pun berhasil di bangun pdengan hasil pajak perjudian pada masa itu. Dari sebuah catatan penghasil dari kas daerah Jakarta saat itu mencapai 20 milyar(nilai uang dimasa itu sunggu luar biasa).

Perjudian Online Indonesia

Setelah pemerintahan Ali Sadikin, perjuan mulai dilarang, akantetapi pada tahun 1994 perusahaan Micro Gaming mencoba menjadi pelopor perjudian online. Dan perusahaan tersebut terus berkembang dan mengembangkan bisnis taruhan bola, sabung ayam, poker, dll. Dimana perusahaan tersebut berhasil merauk keuntungan jutaan dolar setiap bulannya,

Para bettor pecinta judi  telah dimanjakan dengan adanya perjudian online, mereka tidak perlu lagi repot-repot untuk pergi ketempat perjudian, karena dijaman sekarang dengan teknologi yang semakin maju, hanya cukup dengan komputer/laptop, bahkan dengan smartphone saja sudah dapat bermain judi online.

dominoqq, adu qq, bandarqq, bandar poker, domino qiu qiu, agen dominoqq,

0 komentar:

Post a Comment

 
Top